Halaman

Monday, November 30, 2015

World AIDS Day

                           
World AIDS Day: AIDS ribbon
Tuesday, December 1 is World AIDS Day, a day to remember those who have died, show support for those living with HIV/AIDS, and join in the fight against HIV.

It will be observed in St. Louis, at the Missouri History Museum from 11 a. m. to 8 p. m. at an event featuring informational tables, a film, musical performances, and free testing.

Sponsored by Viiv Healthcare, Quest Diagnostics, Gateway Apothecary, Walgreens, ACCESS Project, Food Outreach, Gilead, Schnucks, and St. Louis County Health Department

Organized by St. Louis Effort for AIDS, with Doorways, Faith Communities United, Metropolitan Community Church, Missouri Department of Health, MissouriHistory Museum, Myrtle Hilliard Davis, NAMES Project, Nexgen Health Care Strategic Initiative, Places for People, Project ARK, PROMO, SAGE Metro St. Louis, St. Louis City Health Department, and Washington University Infectious Disease Clinic

Sunday, November 29, 2015

Resep Sambal goreng Ati



Resep Sambal goreng Ati / hati sapi pakai pete dengan kentang kering. makanan khas lebaran ini, kalau ingin tahu cara membuat atau bikin, sini masuk. Tidak lengkap rasanya kalau hari raya idul fitri tidak ada menu sambal yang satu ini, selain pedas, gurih, makanan hati sapi ini masuk kemana saja, mau pake lontong, ketupat atau nasi. Yang penasaran lihat resep dibawah ini.

Sambal goreng ati /

Thursday, November 26, 2015

Let's give thanks!

Thankfulness is an important part of a fulfilling, happy life.  Whether in the midst of troubles or when everything is copacetic, finding something to appreciate can enhance wellbeing.

The Library has books on gratitude from a number of angles, including:

  • Gratitude & trust: six affirmations that will change your life by Paul Williams & Tracey Jackson
  • The art of thank you: crafting notes of gratitude by Connie Leas
  • 365 thank yous: the year a simple act of daily gratitude changed my life by John Kralik
  • Gratitude to old teachers: poems by Robert Bly 

and to round it all off:
  • Sweet gratitude: a new world of raw desserts by Matthew Rogers and Tiziana Alipo Tamborra

Tuesday, November 24, 2015

Resep Cara Membuat Uli betawi

Resep Cara Membuat Uli betawi dari Ketan. Siapa yang belum pernah nyobain masakan khas jakarta ini?, wah nyesel loh, patut dicoba, gimana kalau bikin sendiri?, gak susah kok bro.

Satu lagi admin mau mengangkat makanan khas warga jakarta asli, ini titipan nenek moyang selain kerak telor, bahan dasarnya hanya beras ketan warna putih, kelapa yang sudah diparut lalu garam, nah tuh cuma 3 bahan doang

Resep Ayam Tinoransak Khas Manado

Resep Ayam Tinoransak Khas Manado - Satu lagi masakan khas Nusantara yang sayang sekali bila terlewatkan. bernama Ayam Tinoransak, masakan rumahan yang lezat ini berasal dari Manado Sulawesi Utara. bagi anda yang berasal dari kota Manado dan sekitarnya tentunya sudah tak asing lagi dengan Ayam Tinoransak bukan? memiliki rasa yang enak dan cukup pedas membuat Ayam Tinoransak banyak disukai banyak orang yang menyukai masakan pedas.

Walaupun kebanyakan masakan Manado dibuat dengan bahan dasar ikan, namun Ayam Tinoransak ini cukup populer disana. untuk resep Ayam Tinoransak asli atau original nya sebenarnya menggunakan daging babi. namun sekarang sudah banyak sekali kreasi masakan tinoransak yang dikreasikan dengan daging lain. mulai dari Tinoransak Daging Sapi, Tinoransak Daging Kambing, Tinoransak Daging Bebek dan Ayam Tinoransak/Tinoransak daging ayam yang resepnya akan kami bagikan untuk anda.

Bila kita lihat dari bentuk dan tampilannya, masakan Ayam Tinoransak khas Manado ini hampir mirip dengan masakan padang. yah, semacam masakan padang yang memakai sambal hijau kayak model sambal lado mudo khas Padang. mungkin karena bahan masakan Ayam Tinoransak ini banyak memakai cabai hijau dan cabai rawit. 

Penggunaan cabai yang cukup banyak membuat kami berfikir bila Ayam Tinoransak semacam sambal orang Manado. namun ternyata setelah matang dan dicoba rasanya sungguh enak dan lezat. rasa cabai nya sudah tidak terlalu terasa pedasnya karena sudah di kombinasikan dengan daun jeruk dan sereh yang di cincang halus. pokoknya bagi anda yang suka masakan pedas, kami rekomendasikan Ayam Tinoransak ini untuk segera di coba dirumah.

Namun bagi anda yang tidak terlalu suka pedas, penggunaan cabai nya bisa di sesuaikan dengan selera masing-masing. Ayam Tinoransak Ala Manado yang pedas paling enak di santap dengan nasi pulen yang hangat. boleh di tambahkan lalaban seperti potongan mentimun, kol, daun selada, petai dan lain sebagainya bila suka. bagaimana, penasaran dan segera ingin mencoba Ayam Tinoransak untuk menu makan sehari-hari dirumah? kalau begitu, yuck di simak Bahan-bahan dan Cara Membuat Ayam Tinoransak seperti berikut ini.

Resep Ayam Tinoransak dan Cara Membuatnya

Resep Ayam Tinoransak dan Cara Membuatnya

Bahan-bahan Ayam Tinoransak :

  • Dada fillet 1 buah atau boleh pakai bagian lainnya ( potong kecil-kecil )
  • Daun jeruk 6 lembar ( buang tulangnya lalu iris tipis-tipis )
  • Sereh cincang 1 sendok makan dari 2 batang sereh yang diambil bagian putihnya lalu di iris halus
  • Jeruk nipis 1/2 butir ambil airnya
  • Daun bawang 2 batang ( iris serong )
  • Air 50 mili liter/secukupnya
  • Minyak goreng 5 sendok makan ( digunakan untuk menumis )
  • Daun kemangi secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Gula pasir/gula jawa secukupnya

Bumbu Halus Tinoransak (Tumbuk Kasar) :

  • Red onion 1/2 buah atau bisa diganti bawang merah 5 butir
  • Cabai hijau 5 buah
  • Cabai rawit 4 buah
  • Jahe bubuk 1/2 sendok teh

Cara Membuat Ayam Tinoransak Khas Manado :

  1. Langkah awal tumis bumbu halus, daun jeruk dan sereh hingga tercium aroma wangi sedap.
  2. Kemudian masukkan ayam, masak hingga ayam setengah matang. lalu masukkan garam, gula dan air dengan sedikit demi sedikit hingga ayam matang. bila anda ingin lebih kering dan tidak kebanyakan kuah silahkan masak hingga air menyusut.
  3. Selanjutnya masukan air jeruk nipis dan irisan daun bawang aduk sebentar, lalu angkat.
  4. Ayam Tinoransak Khas Manado siap untuk disajikan.

Masakan Tinoransak Daging Ayam ini model masakannya kaya semacam masakan rica-rica ya, karena pemotongan dagingnya yang kecil-kecil ala masakan Jepang Ayam Teriyaki. namun rasanya benar-benar masakan Indonesia sekali karena banyak pengunaan rempah-rempah didalamnya. ya sudah, selamat mencoba dan berkreasi sendiri dengan Resep Ayam Tinoransak Khas Manado ini dirumah. buka juga informasi resep masakan lainnya seperti Resep Pepes Ikan Tongkol Daun Kemangi dan camilan enak seperti Resep Pisang Goreng Pontianak Kremes yang patut untuk dicoba. terimakasih sudah membuka harianresep.blogspot.com, semoga bermanfaat :)

Monday, November 23, 2015

COPD

Chronic obstructive pulmonary disease (COPD) includes chronic bronchitis and/or emphysema, and is the 3rd leading cause of death in the US.  Along with prescription treatments, other ways to help manage COPD include
  • pulmonary rehab
  • smoking cessation
  • physical therapy
These books at SLPL have more information
  • Positive options for living with COPD: self-help and treatment for chronic obstructive pulmonary disease by Teri Allen
  • Natural therapies for emphysema and COPD: relief and healing for chronic pulmonary disorders by Robert J. Green, Jr.
  • COPD for dummies by Kevin Felner, Meg Schneider
  • Breathe well and live well with COPD: a 28-day breathing exercise plan by Janet Brindley

Online resources include

Sunday, November 22, 2015

Resep Cara Membuat Ikan Woku Belanga Enak

Resep Ikan Woku Belanga Enak Sedap. anda yg sedang punya hewan laut ini mungkin dibikin khas masakan manado seperti ini akan menjadi favorit di keluarga, dengan rasa sedap & gurih mantap buat lidah kita tak berhenti mengunyah dan bergoyang.

Menu masakan woku belanga orang manado memang sangat beragam macamnya dan banyak dicari orang, terlebih yang suka akan rasa pedas, selain ayam rica rica.

Thursday, November 19, 2015

Stand up!

On the same day that a recent article in the Wall Street Journal* pointed out that more and more researchers are coming to the conclusion that too much sitting is bad for your health, an article in the New York Times* reported on research that extends these findings to children.  Prolonged inactivity is dangerously unhealthy.

One recommendation for balancing sitting with other activities comes from Alan Hedge of Cornell University, who says to break each half hour into 20 minutes sitting, 8 minutes standing, 2 minutes moving and stretching.

Now the November/December 2015 issue of Well Being Journal* has an article titled "Reverse the Negative Effects of Sitting" which includes 5 tips: walk often, stand up at work, stretch your hip flexors (the inner hip muscles), squat at least once a day, and do myofascial release on yourself (these articles explain).

*all available for your perusal at the Central Library, 1301 Olive Street.

Wednesday, November 18, 2015

Resep Cara Membuat Gyoza Goreng Mudah

Resep Cara Membuat Gyoza Goreng Mudah asli jepang. camilan hampir mirip siomay dengan kulit ada juga yang di kukus loh, pakai udang atau ayam pun jadi, gimana bikinnya?, yuk kita baca bareng-bareng.

Masakan asli jepang ini memang kurang familiar bagi yang tinggal di kota kecil, seperti juga kue dorayaki, tapi di kota besar,  makanan gyoza goreng sangat mudah ditemukan, dengan menggunakan daging

Monday, November 16, 2015

Healthy Lunch Day and American Diabetes Month

National Healthy Lunch Day!

November is American Diabetes Month, and tomorrow is the first ever National Healthy Lunch Day.  The American Diabetes Association is encouraging people to pack a healthful lunch, and restaurants to offer healthful options on November 17.  The day is an attempt to raise awareness of the need to make good choices at mealtimes.  Use #HealthyLunchDay to join the conversation on Twitter.

Click here and here for information about diabetes.

Furthermore, the St. Louis Public Library collection has many great titles.  Here are just a few.

  • 21 things you need to know about diabetes and your heart by Jill Weisenberger
  • Overcoming type 2 diabetes by Carrie S. Swift, with Nathaniel G. Clark
  • Diabetes for dummies by Alan L. Rubin, MD
  • The new diabetes cookbook by Kate Gardner, MS, RD

Friday, November 13, 2015

Resep Pisang Goreng Pontianak Kremes

Resep Pisang Goreng Pontianak Kremes - Bila sebelumnya kita sudah membahas tentang Resep Pisang Goreng Khas Thailand yang enak dengan tekstur kelapa parutnya. pada kesempatan kali ini kami admin harianresep.blogspot.com akan menyajikan salah satu resep pisang goreng lainnya yang cukup menarik untuk disimak. untuk pisang goreng yang satu ini terkenal dengan sensasi kremes nya dan terkenal dengan nama Pisang Goreng Pontianak atau Pisang Goreng Kalimantan. bila anda salah satu pecinta gorengan, tentu saja sudah tak asing lagi dengan Pisang Goreng Pontianak yang sering disingkat menjadi pisgor ponti bukan?

Ciri khas dari Pisang Goreng Pontianak Renyah ini adalah kremesan dengan rasa gurih beserta rasa manis pisangnya. kriuk-kriuk itulah sensasi nikmat ketika menggigit sang Pisang Goreng Pontianak. rasanya enak sekali, cocok untuk kudapan saat bersantai, hidangan arisan, camilan saat kumpul keluarga atau sebagai makanan yang disajikan ke tamu yang datang kerumah. nikmati sensasi enak, manis dan legitnya Pisang Kremes Pontianak ini dengan segelas minuman dingin atau aneka minuman hangat seperti air teh dan kopi panas. 

Selain itu, ciri khas dari Pisang Goreng Pontianak lainnya adalah bentuknya yang hampir mirip dengan Pisang Goreng Kipas. hal ini dihasilkan dari satu buah pisang yang di potong-potong hingga membentuk seperti selembar kipas. mempunyai ukuran yang cukup besar, sehingga Pisang Goreng Pontianak Sederhana ini dapat memberi rasa kenyang ketika perut lapar. euumm yumii, rasanya enak sekali ketika dimakan selagi hangat.

Bila kita lihat Pisang Goreng Pontianak Crispy bentuknya hampir sama dengan Pisang Goreng Pasir karna butiran-butiran kriuknya yang renyah masir. cara membuat Pisang Goreng Pontianak Kremes tentu saja sangat mudah dan tidak sulit. untuk membuatnya kita akan menggunakan buah pisang jenis kepok / pisang uli. biasanya untuk Pisang Goreng Khas Pontianak Kalimantan Asli mereka menggunakan pisang kepok kalimantan yang terkenal memiliki rasa lebih manis legit.

Pisang Goreng Pontianak yang dijual di aneka tukang gorengan biasanya di hargai sekitar Rp 3.500.- per buahnya. selain dijual dengan rasa Pisang Goreng Pontianak original nya yang khas. Pisang goreng kremes crispy yang satu ini juga dapat di kombinasikan rasanya dengan berbagai macam rasa lainnya. seperti rasa coklat, susu, pandan, durian, blueberry, strawberry, kacang, nangka, keju, dan lain sebagainya. hal ini yang membuat Pisang Goreng Pontianak kremes semakin terasa istimewa dan lezat.

Cara membuat kremesan Pisang Goreng Pontianak caranya hampir sama dengan Ayam Goreng Kremes. nah, buat teman-teman yang ingin mencoba membuat ayam goreng kremes langsung aja klik resepnya disini Resep Membuat Ayam Goreng Kalasan Asli Enak. bagaimana, sudah tak sabar ingin segera membuat Pisang Goreng Pontianak dirumah? kalau begitu, yuck segera di simak Bahan-bahan dan Cara Membuat Pisang Goreng Pontianak Kremes seperti berikut ini. 

Resep Pisang Goreng Pontianak Kremes dan Cara Membuatnya

Resep Pisang Goreng Pontianak Kremes dan Cara Membuatnya

Bahan-bahan Pisang Goreng :

  • Pisang uli / kepok 1 sisir atau 10 buah
  • Minyak goreng 1 1/2 liter

Bahan-bahan Pencelup Pisang Goreng ( aduk rata ) :

  • Tepung terigu protein sedang 125 gram
  • Garam 1/4 sendok teh 
  • Air 250 mili liter
  • Tepung beras 1 sendok makan
  • Gula tepung 1 1/2 sendok makan

Bahan Kremesan ( aduk hingga rata ) :

  • Air 1 liter
  • Tepung beras 240 gram
  • Tepung sagu tani 45 gram
  • Garam 1 sendok makan
  • Gula merah 20 gram ( sisir halus )
  • Kuning telur 2 buah
  • Pewarna kuning tua secukupnya ( optional )

Cara Membuat Pisang Goreng Pontianak Kremes :

  1. Langkah awal potong semua pisang seperti menyerupai kipas melebar, sisihkan.
  2. Selanjutnya panaskan minyak goreng, tuang satu sendok sayur adonan kremesan. biarkan mengembang lalu kecilkan apinya. kumpul-kumpulkan adonan sehingga menyatu. 
  3. Setelah itu celup pisang ke dalam bahan pencelup, kemudian masukkan ke bagian tengan kremesan yang sudah dikumpulkan.
  4. Lipat kremesan hingga menutupi pisang, lalu goreng hingga matang.
  5. Angkat, lalu susun di wadah saji untuk dihidangkan selagi hangat.

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai artikel resep pisang goreng kremes ala Pontianak nya. semoga dengan adanya Resep Pisang Goreng Pontianak Kremes yang kami bagikan ini dapat menambah wawasan anda mengenai cara membuat pisang goreng kremes dengan gaya yang baru. jangan lewatkan resep menarik lainnya dari kami seperti Resep Macaroni Schotel Praktis yang patut untuk dicoba. terimakasih sudah membuka harianresep.blogspot.com, semoga bermanfaat. sekian.

Thursday, November 12, 2015

Healthy Living at the Library wraps up!



Healthy Living at the Library 2015 wraps up at the Julia Davis Branch on November 18 at 11:30 a.m. as OASIS provides a FREE beginners’ exercise class that teaches the benefits of exercise and how to improve functional fitness. Participants will learn basic, low impact exercises that are not only safe and effective, but energizing and fun!
This class is part of the Library’s commitment to presenting programs that encourage healthy living that is useful, fun, and engaging.

Wednesday, November 11, 2015

Resep Tempe Bacem Praktis



Resep Tempe Bacem Praktis dan Enak. Tempe di bacem adalah resep yang sering kita jumpai, tahukah anda bagaiman cara membuat makanan ini?. Ternyata eh ternyata bikin makanan ini gak sulit-sulit amat, malah kalau ada tingkatannya, termasuk level pemula.
Nah pembaca dibawah ini ada Resep Masakan Tempe di bacem yang pasti lumayan praktis juga rasanya enak berbeda dengan mendoan.Tempe Bacem seperti

Resep Martabak Manis Bangka Enak


Resep Martabak Manis Bangka yg Enak mnurut RESEP4. kue atau camilan ini cukup gurih dengan adonan sederhana pakai telor ini dia cara membuat nya.
Jajanan rasa manis ini memerlukan keseriusan & konsentrasi kala membuat adonan, sedangkan adonan martabak manis bangka ada yang menggunakan ragi ada juga yang tanpa ragi. Kue terang bulan asli pulau bangka ini cukup mempunyai banyak penggemar karena

Tuesday, November 10, 2015

The Middle-Aged Consumer in the Coal Mine

Whenever you read a health care article, paper, book, blog post or even tweet, that substitutes the term consumers for patients, and the term providers for doctors, or physicians, you should inherently assume that the authors are advocating for something that will not benefit you or the people you care for, something that will most likely harm you financially and if you happen to be less than independently wealthy it will harm you physically in real and immediate ways. These advocacy pieces usually come dressed in the sheep clothing of empowerment, liberation, convenience, savings and democratization, but underneath it all, and often unbeknownst to the authors themselves, there is always an ominous incarnation of the wolf of Wall Street.

Whenever you read something emanating from selfless, do-gooder (usually public or supposedly not-for-profit, but certainly for-revenue) institutions, alliances, consortia, coalitions, and such, note how you are always addressed in the third-person plural. There is no “we” in what passes as enlightened health care conversation. As Dr. Victor Montori astutely observed, there is no “sense of a shared fate. Of a shared journey with our kin.” The wolves of Wall Street, and the hyenas of Silicon Valley dancing at their feet, have no kin and no intention of sharing in our fate.

Consumers and providers are a uniform mass of transactional entities, neatly described by a finite number of discrete financial events. Consumers and providers are hence computable entities. You don’t often see articles about consumers being sad or happy, consumers laughing or crying, consumers falling in love or dying. Providers are never sued for malpractice, never accused of fraud, never disillusioned and they never commit suicide. The vocabulary used for consumers and providers requires that we strip everything human from the subject matter, and leave all that is mercenary and precisely quantifiable in dollars and cents. As the consumer/provider vocabulary is ported to health care, the entire endeavor by necessity is divesting itself of human considerations, including kinship and any remaining sense of a shared fate.

Consumers, although sometimes patronizingly described as savvy, are not assumed to possess any particular wisdom. The only discriminatory behavior ascribed to consumers is the ability to discern cheap from expensive. Consumers are expected to incessantly shop for consumable stuff, like so many rats frantically searching for bits of cheese in a carefully constructed maze. We are expected to shop when things are hunky dory and when things are down in the dumps. We are ordered to shop in the face of national tragedies, and now we are ordered to shop when personal tragedy strikes as well.  We are ordered to shop for life saving medicine. We are ordered to shop for surgeries, and we are ordered to shop for “relationships” with our “providers”. We are effectively ordered to shop for dear life, and to “share” and “rate” our shopping “experience” to better inform the maze designers.

The government of the United States wants us to shop for health insurance every twelve months. Health insurance companies want us to shop for cheap services all through the year. ProPublica and the unparalleled paragon of social beneficence called Yelp, are volunteering to help us do a better job at shopping for “providers”. Glitzy startups like Amino, will “harnesses health Industry data for consumers”, to show us some information about some doctors, for no particular reason and free of charge, because “the initial goal is to create an appealing product, and then figure out a business model later”. Yes, it makes perfect sense that Mr. Vinod Khosla and company would sink almost $20 million in something not projected to have any returns. After all, the entire Silicon Valley Empire was built this way, and now the time has finally come to fully align health care with Silicon Valley and Wall Street ways of doing business.

A fundamental shift in how we are being programmed to think about health care is therefore underway. The rather recent term “consumer-centric healthcare” is now brazenly accompanied by musings on who will be “herding” consumers’ medical records. Following the subtle transformation of health care to “healthcare”, we are beginning to shift the conversation to just “health”, because the “care” part seems redundant. Health care is not too expensive because insurance companies operate like Columbian drug cartels and pharmaceutical companies are essentially drug cartels. Health care is not too expensive because hospitals are coalescing into regional and national monopolies, unchecked and undeterred by the perpetually fund-raising legislative and administrative corps of career politicians. Health care is not too expensive because people who work for a living haven’t gotten a raise in decades. No siree, Bob!

Health care is too expensive because consumers lack the wisdom to be healthy, and providers, i.e. the nondescript entities tasked with pushing “appropriate” processes and products to consumers, are failing to keep consumers healthy (a.k.a. profitable). Consumers must be reformed to be healthier, and providers to be more productive producers of health. To prime the pump, health care itself needs to be transformed from a quirky personal service to a standardized population management industry ripe for plunder (a.k.a. disruption). And then, who better to reform consumers than the high tech propaganda machine? Over the years we were reformed to happily ingest every edible poison known to mankind. We were reformed to bash the brains out of fellow consumers every Friday after Thanksgiving. We were reformed into a trembling mass of righteous fear and indignation that can only function (when properly medicated) in “safe spaces” devoid of intellectual ambiguity.

We were reformed to not just accept, but clamor and pay a premium for the right to carry consumer profiling devices in our pockets, which are used to chart our future in minute detail. Healthcare “futurists” are painting for us abstract visions of healthcare where “health is primary”. Futures where medicine is devoid of hospitals, human doctors and human patients. Futures where you buy genetic analysis from 23andMe on your TV, and fixing your baby in utero is a weekend DIY project. Futures where we need not care for each other because the iPhone Gods are caring for us all. Will we be happy? Will we be free? Que sera, sera….

But our health has always been affected mostly by social order, and less so by health care. As Silicon Valley and Wall Street are taking command of our health, what will be, will be affected by factors far removed from the myopic analysis of our healthcare experts. Fortunately, we are bringing our canary on the journey down this shaft. Unfortunately, the canary is dying.

Mortality rates have began to rise for white, middle-aged Americans without a college education, arguably the people most vulnerable to the mercantile siliconization of life. They use mostly alcohol and opioids to numb the pain and eventually they numb it for good. Unless we find our way out of these toxic dungeons where life is money and money is life, right here, right now, most of us, consumers and providers alike, will suffer the same fate. This is the real clear and present future of consumerized health.

Monday, November 9, 2015

Resep Dendeng Sapi Kering


Resep Dendeng Sapi Kering renyah garing enak. Dendeng sapi kayaknya gak asing lagi, tapi ternyata ada yang kering dan basah. Disini akan dibuka rahasianya cara membuat garing saja, sebab kelihatannya banyak yang suka tekstur kering-kering nih. Resep Masakan yg satu ini cukup sederhana juga dan tahukah anda dendeng sapi bisa tahan lama bahkan berbulan-bulan asalkan benar menyimpannya.


Resep

Input on Healthy People 2020 objectives

Until Friday, you can share your opinions at this link.  From that site:


Open October 15 through November 13

The U.S. Department of Health and Human Services (HHS) is soliciting written comments regarding new objectives proposed to be added to Healthy People 2020 since the last public comment period in fall 2014. Healthy People 2020 will continue to provide opportunities for public input periodically throughout the decade to ensure that Healthy People 2020 reflects current public health priorities.
The topics are:

Sunday, November 8, 2015

Resep Cara Membuat Cumi Asam Manis

Resep Cara Membuat Cumi Asam Manis Pedas Sederhana. Goreng atau tumis ikan laut ini dengan bumbu rempah yang pas anda dapatkan masakan yang enak, percayalah.

Seafood cumi bumbu asam manis sekarang ini menjadi masakan favorit admin, lagi doyan yang dibakar didalamnya ada tahu yang sudah diancurin dan dibumbui, jadi alhasil si cumi ini kembung / gendut, rasanya enak banget dilumuri sambal pedas,

Friday, November 6, 2015

Resep Kue Ulang Tahun Sederhana Simple



Resep Kue Ulang Tahun yang Sederhana juga Simple namun murah cocok tuk anak. nih cara membuat kue Ultah yg sangat sederhana dan mudah beserta gambarnya. Hari Ulang tahun ialah sebuah pesta spesial bagi siapa saja, namun kira-kira cake apa yg pas untuk merayakan hari ulang tahun itu?.

Banyak model kue ulang tahun yang bisa kita jadikan sumber inspirasi, misalnya kue bolu atau juga resep rainbow

Thursday, November 5, 2015

TEDMED2015


TEDMED2015, the health and medicine offshoot of the TED conference, is set to kick off in two weeks!  Are you looking forward to it?  The Central Library will be streaming all sessions that occur during normal operating hours.  These sessions include:

Thursday

10:30 to noon Mind Matters
1 to 2:45 Catalyzing Great Science
4:45 to 6:30 Back to Basics
7:30 to 9 Food Fix


Friday

10:30 to noon Techno-Utopia
1 to 2:30 Who Cares for Health Care?
4:30 to 6 Out There

Unlike regular TED talks, TEDMED sessions are not available online.  The St. Louis Public Library is pleased to offer this year’s sessions free to the public.  We hope you can join us for some or all of them!

After TEDMEDLive is over, we look forward to showing recordings of the sessions as part of programs with local presenters.

Wednesday, November 4, 2015

Resep Cumi Kecap



Resep Cumi Kecap masak kering manis. mudah cara membuat masakan ini, dengan bumbu lengkap pasti enak & gurih, dijamin gak ribet bisa dipraktekan siapa saja termasuk orang-orang yng bisa memasak. Resep masakan yng satu ini cukup bisa dibilang menu murah meriah tapi rasanya makknyus bisa membangkitkan selera makan juga vitaminnya cukup besar.



cumi kecap yg kering



cara membuat cumi masak

Monday, November 2, 2015

ACA signups continue!






Open Enrollment in the Federal healthcare marketplace has just begun, and continues through the end of January.  Affinia Healthcare's Certified Application Counselors will be at the Locust Street Atrium of Central Library, 1301 Olive Street next Monday the 9th and two weeks later on the 23rd.